Selasa, 15 Januari 2013

Contoh Naskah Sinematografi



A.      RASIONAL
Persahabatan atau pertemanan adalah istilah yang menggambarkan perilaku kerja sama dan saling mendukung antara dua atau lebih entitas sosial. Dalam pengertian ini, istilah "persahabatan" menggambarkan suatu hubungan yang melibatkan pengetahuan, penghargaan dan afeksi. Sahabat akan menyambut kehadiran sesamanya dan menunjukkan kesetiaan satu sama lain, seringkali hingga pada altruisme. selera mereka biasanya serupa dan mungkin saling bertemu, dan mereka menikmati kegiatan-kegiatan yang mereka sukai. Mereka juga akan terlibat dalam perilaku yang saling menolong, seperti tukar-menukar nasihat dan saling menolong dalam kesulitan. Sahabat adalah orang yang memperlihatkan perilaku yang berbalasan dan reflektif. Namun bagi banyak orang, persahabatan seringkali tidak lebih daripada kepercayaan bahwa seseorang atau sesuatu tidak akan merugikan atau menyakiti mereka. (http://id.wikipedia.org/wiki/Persahabatan)
Nilai yang terdapat dalam persahabatan seringkali apa yang dihasilkan ketika seorang sahabat memperlihatkan secara konsisten:
1)      kecenderungan untuk menginginkan apa yang terbaik bagi satu sama lain.
2)      simpati dan empati.
3)      kejujuran, barangkali dalam keadaan-keadaan yang sulit bagi orang lain untuk mengucapkan kebenaran.
4)      saling pengertian.
Seringkali ada anggapan bahwa sahabat sejati sanggup mengungkapkan perasaan-perasaan yang terdalam, yang mungkin tidak dapat diungkapkan, kecuali dalam keadaan-keadaan yang sangat sulit, ketika mereka datang untuk menolong. Dibandingkan dengan hubungan pribadi, persahabatan dianggap lebih dekat daripada sekadar kenalan, meskipun dalam persahabatan atau hubungan antar kenalan terdapat tingkat keintiman yang berbeda-beda. Bagi banyak orang, persahabatan dan hubungan antar kenalan terdapat dalam kontinum yang sama.
Dari berbagai penjelasan diatas, maka penulis mencoba untuk memproduksi media audio, video, dan sinematografi dengan mengangkat tema tentang persahabatan yang berjudul “Friendship is DuMan”. Di dalam media ini penulis ingin mengajarkan tentang arti persahabatan khususnya kepada kalangan remaja/ tennager, dan juga memberi tahu untuk pandai-pandai dalam berteman maupun bersahabat terhadap sesama.

B.       TUJUAN PRODUKSI
Produksi media audio, video, dan sinematografi ini mempunyai tujuan sebagai berikut:
1.      Latihan, mengamalkan, dan  mengembangkan teknologi pendidikan khususnya media audio, video, dan sinematografi.
2.      Menerapkan teknik-teknik pembuatan video pembelajaran dan menerapkannya dalam proses pembelajaran.
3.      Meningkatkan kuantitas dan kualitas pembelajaran yang dapat menyajikan dan mengembangkan bahan pelajaran yang lebih luas.
4.      Melengkapi, meluaskan, dan memperbesar perbendaharaan media-media pembelajaran (mengatasi keterbatasan sumber-sumber pembelajaran).

C.      TUJUAN PEMBELAJARAN
1.      Mengajarkan tentang arti persahabatan.
2.      Mengajarkan tentang efek dari penggunaan obat-obatan terlarang.
3.      Mengajarkan untuk tidak mudah terpengaruh dengan teman yang baru dikenal, dan pandai-pandai dalam berteman maupun bersahabat.

D.      POSISI PENGGUNAAN
Media video ini di tujukan untuk kalangan Remaja/ Teenager & Kategori Medium Class. Media video ini juga digunakan pada proses pembelajaran secara umum mengenal tentang arti persahabatan.

E.       SINOPSIS
Kisah dua orang remaja yang bernama dudung dan maman, mereka berteman sejak duduk dibangku sekolah dasar. Banyak hal yang mereka lalui bersama disaat susah ataupun senang, Pertemanan yang mereka jalin hingga duduk di bangku sekolah menengah atas tersebut menjadi sebuah persahabatan yang solid, bahkan sudah seperti keluarga sendiri.
Dudung dan maman berasal dari latar belakang keluarga yang berbeda. Dudung berasal dari keluarga yang hidupnya berkecukupan, apapun yang ia inginkan pasti akan dikabulkan oleh kedua orang tuanya. Namun hal tersebut bertolak belakang dengan kehidupan keluarga maman, ayah maman bekerja sebagai buruh pabrik sedangkan ibunya bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Status sosial tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk bersahabat, karena kedua orang tua Dudung dan Maman tidak melarang mereka untuk berteman dengan siapapun.
Kehidupan sedikit berubah ketika mereka sudah mulai menyukai lawan jenis, Dudung dan Maman menyukai seorang wanita yang sama. Hal itu membuat mereka bersaing untuk mendapatkan wanita tersebut, awal nya mereka bersaing secara sehat namun lama-kelamaan persaingan tersebut membuat retak persahabatan yang telah mereka jalin. Maman pun mengalah demi sahabatnya dudung, maman menganggap dudung lebih pantas untuk wanita tersebut. Hari – hari pun berjalan seperti biasanya, namun kebersamaan Dudung dan Maman sudah berkurang. Dudung lebih sering bersama wanita yang dia sukai, sampai akhirnya maman mendapatkan kabar dari teman sekolahnya bahwa dudung saat ini terjerat dengan dunia narkoba. Maman yang saat itu terkejut mendengar berita tersebut langsung berusaha mencari dudung untuk menasehatinya agar dudung berhenti menggunakan obat-obatan terlarang. Setelah semua hal yang terjadi, Dudung sangat menyesal akan perbuatannya yang telah menyia-nyiakan sahabatnya Maman. Akhirnya persahabatan Dudung dan Maman pun kembali bersatu lagi.

F.       TREATMENT
Scene 01          : Opening dengan tampilan Halaman Universitas Baturaja
Scene 02          : Tampilan Universitas Baturaja
Scene 03          : Logo Universitas Baturaja
Scene 04          : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Scene 05          : Prodi Teknologi Pendidikan
Scene 06          : Tulisan mempersembahkan
Scene 07          : Caption Frienship is DuMan
Scene 08          : Caption Produser
Scene 09          : Caption Sutradara
Scene 10          : Caption Kameramen
Scene 11          : Caption Grafis
Scene 12          : Caption Lighting
Scene 13          : Caption Make Up
Scene 14          : Caption Sound Enginer
Scene 15          : Caption Pemain
Scene 16          : Suasana pagi hari dirumah Dudung
Scene 17          : Suasana pagi hari dirumah Maman
Scene 18          : Dudung dan Maman berangkat ke sekolah sebagai siswa sekolah
menengah atas
Scene 19          : Tampilan pintu gerbang SMA N OKU
Scene 20          : Dudung dan Maman memasuki gerbang sekolah bersama teman yang
lainnya dan menuju ke kelas
Scene 21          : Suasana kelas, Dudung dan Maman berbincang-bincang bersama teman
sekelasnya
Scene 22          : Guru memasuki kelas, para siswa mengikuti pelajaran dengan baik
Scene 23          : bel istirahat berbunyi, Dudung dan Maman keluar menuju kantin
Sekolah
Scene 24          : Suasana kantin, tampak seorang wanita duduk berdekatan dengan
Dudung dan Maman
Scene 25          : Suara bel masuk berbunyi, Dudung dan Maman memasuki kelas dan
mengikuti pelajaran hingga selesai
Scene 26          : Dudung dan Maman pulang dari sekolah menuju kerumah Dudung
sambil berbincang-bincang tentang wanita yang dia lihat di sekolahnya tadi
Scene 27          : Suasana siang hari dirumah dudung, Maman dan Dudung istirahat
sambil bercerita
Scene 28          : Maman pulang menuju ke rumahnya
Scene 29          : Sore hari, Dudung dan Maman pergi ke cafe tempat biasa mereka
nongkrong bareng teman-temannya
Scene 30          : Suasana cafe, tampak seorang wanita yang di lihat Dudung dan
Maman di kantin sekolah
Scene 31          : Dudung dan Maman menghampiri wanita tersebut dan mereka saling
berkenalan
Scene 32          : Dudung berangkat ke sekolah bersama Alya (wanita yang diajaknya
berkenalan saat di cafe)
Scene 33          : Suasana di kelas, maman menghampiri Dudung
Scene 34          : Maman tampak murung, dia merasa ada sesuatu yang hilang dari
bagian hidupnya
Scene 35          : Dudung bersama Alya pergi ke suatu tempat
Scene 36          : Alya menawarkan sesuatu ke Dudung yang ternyata barang tersebut
adalah obat-obatan terlarang
Scene 37          : Dudung sempat menolak, namun akhirnya Dudung termakan rayuan
Alya
Scene 38          : Ahmad (teman Dudung dan Maman) menghampiri maman dan
memberitahu bahwa Dudung telah memakai obat-obatan terlarang
Scene 39          : Maman menemui orang tua Dudung untuk memberitahukan bahwa
anak nya sudah terjerat dalam dunia narkoba
Scene 40          : Maman berusaha mencari Dudung untuk menasehatinya agar Dudung
berhenti menggunakan obat-obatan terlarang
Scene 41          : Maman bertemu dengan Dudung dan menyuruhnya untuk
meninggalkan dunia Narkoba
Scene 42          : Dudung tidak menghiraukan nasehat Maman dan pergi begitu saja
meninggalkan Maman
Scene 43          : Dudung sadar akan nasehat Maman dan memutuskan untuk
meninggalkan Alya dan obat-obatan terlarang
Scene 44          : Dudung pulang kerumah menemui orang tua nya dan Maman,
Dudung menyesali segala perbuatan yang telah dia lakukan
Scene 45          : Maman dan orang tua Dudung menyarankan agar Dudung mau masuk
ke panti Rehabilitasi agar Dudung tidak kembali ke dunia Narkoba lagi
Scene 46          : Sepulangnya dari panti Rehabilitasi, Dudung dan Maman Menjalani
aktifitas seperti biasa nya sebagai sahabat sejati.
Scene 47          : Tampilan Halaman Universitas Baturaja
Scene 40          : Caption Kerabat Kerja
Scene 41          : Caption Terima Kasih


G.      GARIS-GARIS BESAR ISI PROGRAM MEDIA PEMBELAJARAN (GBIPMP)
1.      Dudung dan Maman adalah sepasang remaja yang telah berteman sejak duduk di bangku sekolah dasar hingga menjadi sebuah persahabatan saat di bangku sekolah menengah atas.
2.      Dudung dan Maman memiliki latar belakang keluarga yang berbeda.
3.      Alya merupakan seorang wanita yang menjerumuskan Dudung ke dalam dunia Narkoba dan membuat retak persahabatan Dudung dan Maman.
4.      Dudung menyesali segala perbuatan yang telah dilakukan dan kembali lagi bersama sahabatnya yang bernama Maman.
  
H.      NASKAH
1.      IDENTITAS NASKAH
a.       Bidang Studi                  : Pengembangan Media Audio, Video, & Sinematografi
b.      Semester                         : V (Lima)
c.       Tujuan Pembelajaran     : (1)   Mengajarkan tentang arti persahabatan.
(2) Mengajarkan tentang efek penggunaan obat-obatan terlarang.
(3)  Mengajarkan untuk tidak mudah terpengaruh dengan teman yang baru dikenal, dan pandai-pandai dalam berteman maupun bersahabat.
d.      Penulis Naskah             : Yusuf. J
e.       Produser                       : Yusuf. J
f.       Sutradara                       : Yusuf. J
g.      Kameramen                    : Agus Jaya Saputra
h.      Grafis                             : Rangga Purnama Putra
i.        Lighting                         : Iqbal Himawan
j.        Make Up                        : Sistriyanti
k.      Sound Enginer               : Iin Toni
l.        Pelaku/ Tallent
Narator               : Aditri Prasetio
Dudung              : Vico
Maman               : Gufron
Alya                   : Orin Harpeni
Ayah Dudung    : Yanri Sialagan
Ibu Dudung       : Nuju Satriani
Ayah Maman     : Imran Handayani
Ibu Maman        : Halipa Nurfaizah
Ahmad               : Dendy Pratama Putra
                     Guru                   : Siti Nurkhofifah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar